Satu lagi dari mayora.

Buat kamu penggemar makanan dalam negeri, pasti sudah hapal banget itu slogan milik siapa dan apa saja makanan yang sudah diproduksi oleh si pemilik slogan tersebut.

Sebut saja jajanan masa kecil yang bisa kita dapatkan dengan mudah di warung tetangga atau pasar tempat ibu belanja sembako. Seperti selai o’lai, makanan favorit dari sejak aku duduk di bangku SMP. Hm, itu udah sangat lama. Tapi tetap bertahan menjadi cemilan favorit.

Aku ingat, dulu saat aku masih mengenakan pakaian putih biru, aku rutin beli slai o’lai di ibu kantin. Slai strawberry, itu favoritku. Duduk sambil membaca atau ngobrol dengan kawan di jam-jam istirahat, selai o’lai selalu menjadi cemilan setia. Mengapa bisa se-setia itu? Simpel.. harganya murah, mudah ditemukan dan mengeyangkan.

Beng-beng, Slai olai, Roma Sari gandum, Choki-choki, Better, sepertinya kamu-pun sudah sangat mengenal makanan tersebut. Tapi, sudahkah kamu tahu, siapa atau apa yang memproduksi makanan yang kamu gemari itu. Makanan yang jadi teman kamu saat kamu gak bisa tidur, makanan yang menjadi temen saat kamu melakukan banyak pekerjaan.

Maka bersyukurlah aku menjadi salah satu peserta yang bisa mengikuti kunjungan ke pabrik produksi makanan dalam negeri yang banyak banget peminatnya di PT Mayora Indah Tbk, yang terletak di Jl. Telesonik, Jatake, Tangerang.

Produk Mayora yang sering dijumpai bahkan sering kita nikmati
Produk Mayora yang sering dijumpai bahkan kita nikmati

PT Mayora Indah Tbk

Siapa sih yang enggak excited bisa melihat langsung proses pembuatan makanan favoritnya diproses? Begitupun aku. Bisa datang dan melihat langsung sehingga bisa berkurangnya rasa penasaran, itu tuh seperti ilmu baru yang emang layak banget dibagikan. Agar kita bisa lebih tahu, bahwa setiap gigitan dari jajanan yang sering kita nikmati, harus melewati proses yang panjang. Dan, beruntungnya aku bisa menyaksikan langsung proses tersebut.

“Ternyata ada perhitungan sistematis dengan peralatan canggih dan modern untuk mendapatan kematangan yang pas dan rasa yang stabil”.

Itulah komentar pertamaku saat diajak masuk ke pabrik tempat memproduksi slai olai. Mulai dari hawa panas dari mesin-mesin yang sedang beroperasi, lalu tangan-tangan gesit yang memilah dan memilih mana yang layak packing dan mana yang harus didaur ulang. Yap, saat berkeliling, kami dipandu oleh seorang karyawan dari Mayora.

“Di sini ada dua plastik, yang putih dan yang merah. Plastik putih untuk hasil produksi yang cacat tapi belum jatuh ke lantai. Plastik merah untuk produksi yang sudah jatuh ke lantai, yang nantinya akan langsung dihancurkan.” Tuturnya

Untuk memastikan kehigienisan, akupun turut bertanya tentang mesin-mesin produksinya apakah rutin dibersihkan atau tidak. Dan ternyata, mesin-mesin gilingan yang panjangnya lebih panjang dari kost-kostan juga dibersihkan secara berkala. Jangan tanya gimana proses pembersihannya ya. Yang penting, pointnya.. alatnya semua dibersihkan secara berkala jadi tetap terjaga kebersihannya.

Jadi jangan khawatir, semua makanan yang sudah dipacking dan dikirim ke warung-warung lalu sampai di tangan kita, sudah dipastikan higienis dan layak konsumsi.

visit pabrik mayora
visit pabrik mayora bersama rekan-rekan blogger

Nah, setelah tau tentang proses pembuatannya, kini aku pengen ngasih tau profile singkat dari PT Mayora Tbk. Masa prosesnya sudah tahu, hasil produknya sudah sering dinikmati, tapi gak tau profile pembuatnya.

PT Mayora Indah Tbk, didirikan pada tahun 1977 dengan pabrik pertama berlokasi di Tangerang. Menjadi perusahaan publik pada tahun 1990.

Saat ini, PT. Mayora Indah Tbk. memproduksi dan memiliki 6 (enam) divisi yang masing masing menghasilkan produk berbeda namun terintegrasi.

Divisi  Merek Dagang 
Biskuit Roma, Danisa, Royal Choice, Better, Muuch Better, Slai O’Lai, Sari Gandum, Sari Gandum Sandwich, Coffeejoy, Chees’kress
Kembang Gula Kopiko, Kopiko Milko, Kopiko Cappuccino, Kis, Tamarin, Juizy Milk
Wafer Beng Beng, Beng Beng Maxx, Astor, Astor Skinny Roll, Roma Wafer Coklat, Roma Zuperrr Keju
Coklat Choki-choki
Kopi Torabika Duo, Torabika Duo Susu,  Torabika Jahe Susu, Torabika Moka, Torabika 3 in One, Torabika Cappuccino, Kopiko Brown Coffee, Kopiko White Coffee, Kopiko White Mocca
Makanan Kesehatan Energen Cereal, Energen Oatmilk, Energen Go Fruit

Jadi, PT mayora sudah cukup matang malang merintang di dunia perindustrian. Bukan hanya nasional tapi kini produknya sudah bisa ditemui di 80 negara di dunia. Wow…

Tak ingin berhenti sampai di sana, kini PT Mayora Indah Tbk telah menerapkan konsep industry 4.0. Yang mana segala proses pembuatannya mengandalkan teknologi canggih. Yaitu program digitalisasi di area supply chain dan pelayanan penjualan yaitu sejak produk dikembangkan sampai lokasi penjualan untuk mendapatkan informasi akurat mengenai proses, output, biaya, dan pelayanan. Canggih dan higienis.

Era Industri 4.0

Nah, Setelah di atas aku menyebutkan bahwa PT Mayora Tbk sudah menerapkan konsep industry 4.0, pasti kalian bertanya, apa sih industri 4.0. Tapi untungnya, sebelum visit pabrik Mayora, aku dan beberapa rekan blogger sudah diberi sedikit pemaparan tentang Industri 4.0.

Apa sih yang dimaksud era industry 4.0?

Seiring dengan semakin meningkatnya pengguna internet setiap tahunnya, maka dunia digital semakin berikatan dengan berbagai elemen kebutuhan hidup. Munculnya layanan jasa online yang bisa dengan mudah kita pesan lewat aplikasi, menjamurnya marketplace, merupakan bukti nyata bahwa kita kini ada di era 4.0 atau era digital. Tak berbeda jauh dengan era industry 4.0, yaitu era dimana model bisnis yang dijalankan adalah berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Ke depannya, aktivitas bisnis akan cenderung mengarah kepada aktivitas usaha dengan platform. Nah, aktivitas inilah yang kemudian kita kenal dengan industry 4.0

Gambaran Konsep Industri 4.0 di PT Mayora

Saat ini kementerian perindustrian telah menyusun peta jalan (roadmap) implementasi industry 4.0 di Indonesia. Namun, Indonesia 4.0 perlu melibatkan pembenahan sektor hulu serta pengingkatan sector manufaktur.

Yang menjadi fokus dalam roadmap Making Indonesia 4.0 salah satunya adalah industry makanan. Kenapa? Karena industry makanan telah memiliki kesiapan dan  telah berkontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Pemilihan sektor prioritas ini tidak berarti bahwa sektor lain dikesampingkan dalam penerapan industry 4.0.

Nah, dukungan Pemerintah dalam menerapkan industri 4.0 diwujudkan dengan memberi dukungan penuh terhadap industri makanan dan minuman dengan memberikan peluang yang sebesar-besarnya untuk industri kecil dan menengah. Dukungan itu berupa diluncurkannya program e-smart IKM, yang bekerja sama dengan beberapa online marketplace untuk memasarkan produk industri kecil dan menengah. Jadi, untuk pelaku startup diharapkan dengan adanya program ini, tidak akan ketinggalan dalam tren transaksi online. Jadi, dengan begitu, semua pelaku industri, baik kecil maupun besar bisa menerapkan industri 4.0.

Dalam upaya  kelancaran Making Indonesia 4.0, kementerian perindustrian mengadakan forum komunikasi bakohumas yang didalamnya membahas seputar peluang dan tantangan industry makanan dan minuman di era industry 4.0. dengan mengundang blogger, diharapkan peserta yang hadir dapat menyebarluaskan informasi yang diterima kepada masyarakat luas sehingga program-programnya dapat tersampaikan dengan baik.

Forum Komunikasi Bakohumas, “Peluang dan tantangan industri makanan & minuman di era industri 4.0”

Bakohumas merupakan lembaga nonstruktural yang anggotanya berisikan pegawai Humas di lingkungan Kementerian dan Lembaga. Tugasnya adalah saling berkoordinasi untuk menyampaikan segala informasi kepada seluruh lapisan masyarakat mengenai program dan kebijakan pemerintah.

Forum Bakohumas yang diselenggarakan pada tanggal 26 Juli 2018, menghadirkan beberapa pembicara di antaranya:

  1. Gati Wibawaningsih, Dirjen IKM Kemenperin
  2. R. Niken Widiastuti, Dirjen IKP Kominfo
  3. Abdul Rochim, Drktur Industri Minuman, Tembakau & Bahan Penyegar
  4. Iryana Margahayu, Karo Hukum, Organisasi dan Humas BSN

Nah, Sekarang kita sebagai konsumen setia produk olahan industri makanan dalam negeri, yuk sama-sama mendukung setiap programnya. Jika kamu pelaku ukm,  mulai lah menerapkan industri 4.0 minimalnya dengan terbiasa bertransaksi online. Karena kemajuan itu baik. Termasuk kemajuan menuju era baru industri 4.0.

19 COMMENTS

  1. Energen, choki2, sari gandum, roma, wah masih banyak yang selalu saya santap. Gak kepikiran kalau apa yg dimakan itu siapa yg buat… Hehehe…
    Beruntung bisa baca tulisan ini. Jadi tahu Mayora 🙂

    • Iya mba… Dibalik makanan-makanan yng sering kita makan, ada kerja keras mayora dan pegawainya dalam mempertahankan kualitas.

  2. Induatri 4.0 ini punya banyak manfaat ya buat industri kecil dan menengah. Sayang, belum semua bisa merasakan teknologi dr induatri 4.0. Masih butuh bantuan dr pemerintah untuk memberdayakannya. Semoga kemenperin terus mensukseskan industri kecil dan menengah lewat program2 mereka. Sukses selalu untuk kememperin dan ikm di indonesia.

  3. Keren banget ya program Industri 4.0 ini. Memberi kesempatan banget kepada para pelaku industri untuk lebih maju dan modern. Semoga bisa membuat negara kita lebih sejahtera. Terutama bisa mengurangi jumlah pengangguran.

  4. Jd intinya semua pemasaran itu ada platform onlinenya ya mbak, kelak 😀
    Sepertinya emang mau tak mau harus demikian, namanya jg teknologi berkembang pesat ya?
    Ikut seneng dari pemerintah pun udah mulai woro2 soal hal ini lewat blogger2 dan media.
    Wah Mayora itu produsen makanan favoritku lho 😀

  5. Era digital benar-benar merambah semua bidang nih, termasuk pemasaran yah. Karena memang nggak dapat dipungkiri, transaksi secara online sekarang lebih mudah menarik minat calon konsumen

  6. Bangga juga ya ada Mayora ini sebagai produk dalam negeri. Mana produk-produknya banyak dan berkualitas lagi. Jempol juga deh dengan dukungan pemerintah terhadap UKM saat ini. Ada standar industri 4.0 segala.

  7. menarik ulasannya mbak. Jadi mengerti bahwa sekarang memang sudah masuk era industry 4.0 dan didukung juga dengan era marketing 4.0. Perkembangan teknologi mengubah banyak aktivitas indutri menjadi semakin efisian

  8. Semakin paham artinya Industri 4.0 dengan membaca tulisan ini, sebagai Negara berkembang tentu Indonesia terus berbenah untuk kemajuan bangsa dan tentunya dukungan dari pemerintah dan Masyarakat tentang sosialisasi Industri 4.0 ini sangat mempengaruhi hasilnya. Yuk selalu dukung dan berikan informasi yang bermanfaat kepada Masyarakat

  9. Kalo ngomongin produk mayora hampir semua nya favorit saya mbak , banyak juga cemilannya yg sy stok di kulkas *eehh … btw berarti sekarang semua ukm sdh wajib masuk ke industri 4.0 ya mbak??

  10. Wah keren banget ya Mayora sudah siap menuju Revolusi Industri 4.0. Di era teknologi dan kemajuan digital seperti sekarang ini memang sepertinya digitalisasi pantas diterapkan di berbagai sektor ya. Salah satunya adalah sektor industri ini. Sukses selalu untuk PT Mayora!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here