Kali ini, aku sedang bahagia. Sepertinya kamu akan lebih faham. Aku bisa tertawa sendiri, menangis sendiri, jika kamu mulai lagi menari-nari di ingatan. Sedikit geli jika lagi dan lagi aku bercerita tentang kamu. Sedikit gombal jika terus dan terus...
“Kalo suatu haru nanti aku harus pergi ke luar kota untuk keperluan kerja atau sekedar traveling tanpa kamu, boleh?” “Boleh.” “Beneran?” “Aku nikahin kamu bukan untuk ngiket kaki kamu. Karena sebelum nikahpun aku tahu, kita sama-sama suka dunia blogging, yang kadang butuh...
Kita tersenyum. Tersipu satu sama lain. Akankah itu berarti cinta ? atau hanya bahagia karena rindu akhirnya menemui penawarnya ? Aku ingin mendeskripsikan banyak hal. Senyumanmu yang tidak pernah berubah, bahkan hal terdetail yang tidak pernah bisa aku lupa....
Klik Sumber Gambar             Seandainya tiga tahun lalu saya menolak, mungkin bukan seperti ini, persoalannya tidak sepelik ini, tidak serumit ini. Seandainya saya mendengarkan apa kata orang tua saya, untuk tetap tinggal di Cilegon, mencari...
03 mei 201415:43Ini keajaiban pertama.Ini berita kejaiban pertama setelah hampir tiga tahun saya bersabar.               Tepat hari ini saya mendengar kabar yang sangat-sangat membahagiakan. Ini tentang mimpi saya tiga tahun silam. Tentang doa-doa yang saya panjatkan dalam tiga tahun terakhir....
Selasa, 19 agustus 2014bersama terbenamnya matahari,..ini waktu senja.panggil saja selembar surat kecil di senja hari..Klik sumber gambarUntuk kamu jodoh saya, dimanapun kamu berada.Tuhan..Jika Dia ada di jalan yang Salah, keluar dari LingkaranMu, saya berdo’a semoga Engkau tidak melepaskanNya lebih...
Saya masih percaya. Tetap bahkan selalu ingin percaya. Tuhan sedang menyiapkan hal baik untuk saya. saya hanya perlu bersabar. Sabar. Sabar. Menggaung berulang kali di telinga. Seolah mengingatkan, seperti alarm yang berbunyi kencang. Berisik. Mengganggu.Jangan lagi lupa.Jangan lagi jatuhKamu...

Wake-up !

Saya Fikir jika berjalan lurus terus nanti juga nemuin cahaya, dari pada belok dan tau-taunya malah mentok. Tapi setelah berjalan terus, cahaya itu masih belum Nampak. Atau bahkan tak kan pernah Nampak. Saya kira, memang perlu berbelok atau banting...
Ini bukan cerpen, Cuma puzzle tentang cerita perasaan fiksi belaka. Sebelum membaca ini, baca ini dulu ya (PART 1). Soalnya satu kesatuan! ________________________________________________________________ Siapa yang akan menyangka, Bahwa senyum pertama pada pertemuan kami akan menjadi senyum pengantar setiap hari. Senyum penyemangat...
Saya masih tercengang dengan keputusan yang saya buat sendiri. Entah yang jelas saya merasa mantap untuk kembali kepada Mawar. Setelah saya mendatanginya lagi di Apartement yang sempat jadi tempat tinggal saya, ada kilatan-kilatan masa lalu yang manis memaksa saya...

Recent posts