Berbicara tentang perfilm, animo masyarakat akan dunia perfilm Indonesia sedang mengalami peningkatan sejak beberapa tahun yang lalu. Terbukti dengan banyaknya penggiat film Indonesia  berlomba-lomba menciptakan film bermutu yang mampu menarik banyak penonton. Mulai dari film bergenre horror komedi, romansa komedi, komedi, romansa, kolosal, action sudah mudah kita temukan di Bioskop Tanah Air. Salah satu film bengenre komedi yang sedang naik daun karena banyaknya review positif adalah film garapan Monty Tiwa berjudul 3 Dara 2.

Tak terkecuali saya, sebagai penikmat film layar lebar, saya nggak mau ketinggalan berita dan melewatkan tontonan yang sedang ramainya jadi perbincangan di jagat sosial media. Seperti apa sih filmnya? Sekocak apa sih? Itulah kiranya pertanyaan yang saya bungkus sembari melangkahkan kaki menuju pintu bioskop teater 2 pada pukul 15.00, 29/10/2018. Bersama teman-teman Indonesian Social Blogpreneur, saya berusaha menghilangkan rasa penasaran akan film 3 Dara 2.

Row A-13, di sanalah ketajaman mata saya mencerna acting Tora Sudiro, Adipati Dolken, dan Tanta Ginting. Jujur, sejak kemunculan Adipati Dolken pada film Perahu Kertas, sejak saat itu saya menobatkan diri sebagai salah satu penggemarnya. Maka, setelah itu, saya tak ingin melewatkan film apapun yang dibintanginya. Ya, itulah yang juga turut melatarbelakangi saya berada di sana.

3 Dara 2, Konflik Pernikahan Tanpa Balutan Orang Ketiga

Berbeda dengan film-film yang menghadirkan konflik pernikahan kebanyakan, 3 Dara 2 hadir dengan cerita berbeda. Jika kebanyakan film yang mengambil sudut pandang sebuah hubungan suami istri selalu dibumbui dengan kehadiran orang ketiga, lain hal dengan 3 Dara 2. Film ini menceritakan konflik pernikahan dengan mengambil sudut pandang lain, yakni ego yang behubungan dengan keluarga.

Belajar Dari Kisah Afandi, Jay dan Richard dalam Film 3 Dara 2
Belajar Dari Kisah Afandi, Jay dan Richard dalam Film 3 Dara 2

Bermula dari ego diri yang merasa diinjak sang mertua, Afandi (Tora Sudiro) bermakud memulihkan citra pemimpin di mata mertuanya. Dalam misinya tersebut, Afandi mengajak kedua sahabatnya Jay (Adipati Dolken) dan Richard (Tantan Ginting) sahabat yang merangkap sebagai menantunya.

Lewat sebuah informasi yang diterima Afandi tentang tawaran investasi di bidang agrobisnis, mereka bertigapun sepakat untuk menanamkan modal di agrobisnis yang ditawarkan Bowo (Dwi Sasono). Tak tanggung-tanggung, jumlah total investasi mencapai angka 45 milyar. Sebulan berlalu, sayangnya bisnis mereka tak berakhir dengan baik. Modal yang mereka tanam tidak menghasilkan apa-apa. Bahkan setelah diusut ternyata inevestasi agrobisnis yang ditawarkan Bowo hanyalah inventasi bodong. Kesialan lainpun mulai bermunculan, dimulai dengan disitanya seluruh aset mereka, hingga akhrinya terpaksa mengungsi ke rumah rumah Eyang Putri ( Cut Mini ) sampai berurusan dengan tingkah Jentu, Asisten Eyang putri yang diperankan oleh Soleh Solihun.

Di tengah usaha mereka melunasi hutang dan menyudahi penderitaan karena tinggal di rumah Eyang Putri, ketiga istri mereka pun memutuskan bekerja. Sementara mereka yang semula menjadi Bapak bekerja, berganti posisi menjadi Bapak Rumah tangga. Pekerjaan rumah dari mulai mencuci, membersihkan rumah, memasak sampai belanja kebutuhan dapur menjadi tugas mereka selama para istri bekerja. Pekerjaan rumah yang dianggap remeh kini mereka pikul dengan berat.

Belajar dari kisah Afandi, Jay dan Richard

Meski bergenre komedi, film yang berdurasi 1 jam 28 menit ini memiliki banyak pesan moral. Jangan salah, pesan moral yang terkandung dalam film 3 dara 2 sangat terlihat natural tanpa kesan menggurui. Nah, berikut pesan moral yang terkandung dalam film 3 dara 2.

3 dara 2 movie
3 dara 2 movie

Jangan sepelekan posisi istri meski pekerjaan mengurus rumah terlihat remeh

Meski terlihat sepele, pekerjaan rumah yang biasa dikejakan istri seorang diri bukanlah perkara remeh. Butuh keikhlasan, kesabaran, dan ilmu multitasking ketika mengerjakannya. Menyiapkan berbagai keperluan suami, beres-beres rumah, berbelanja kebutuhan sehari-hari, mencuci sampai momong anak, semua dikerjakan oleh dua tangan, tangan istri.

Ketika perannya dibalik, suami yang mengerjakan semua pekerjaan istri seperti dalam film 3 dara 2, tak semua suami mampu mengerjakan semuanya sendirian. Bahkan Jay, Richard, dan Afandi perlu berkolaborasi untuk mengerjakan semuanya. Sementara istri-istri mereka, terbiasa melakukannya sendiri.

Harus selalu libatkan istri dalam mengambil keputusan

Ketika seorang pria dan wanita menikah, maka pernikahan itu menjadikannya satu. Tidak ada yang berbeda, posisi mereka sama. Satu keputusan yang diambil, jelas berimbas kepada keduanya. Maka dari itu, besar kecilnya sebuah permasalahan, sudah seharusnya didiskusikan bersama. Agar tidak berlanjut ke kebodohan-kebodohan lainnya.

Pesan Moral ini sangat terlihat dalam konflik rumah tangga antara Afandi dan Aniek (Fanny Fabriana). Betapa Aniek sangat kecewa kepada Afandi selaku suami sekaligus ayah dari Kasih (Rania Putri) istri Richard. Sebagai yang dituakan, seharusnya Afandi jauh lebih bijak dari kedua temannya. Mulai dari menggadaikan seluruh aset mereka, ludesnya tabungan karena investasi bodong, sampai terlibat kebodohan-kebodohan selanjutnya, Aniek sebagai seorang istri tidak pernah diajak diskusi. Padahal keputusan yang diambil akan turut serta menyeret dirinya.

Dalam upaya menyukseskan film 3 Dara 2 agar seperti film 3 Dara pertama yang sukses menyedot 700 ribu penonton, untuk mencapai target serupa MNC_pictures selain merilis poster dan trailer di berbagai sosial media, mereka pun mengadakan nonton bareng Film 3 Dara 2 di beberapa kota. Selain itu mengadakan meet and greet, dan menciptakan rekor MURI untuk konvoi motor pemain film 3 Dara 2 bersama bersama 1000 perempuan.

______________________________________________________________

Secara keseluruhan film ini sangat layak tonton mengingat banyaknya pesan moral. Meskipun banyak pesan moralnya, karena dibalut dengan komedi, banyak scene yang kocak banget dan bikin ketawa terus. Salah satu film ringan buat ditonton bareng keluarga, temen, gebetan, atau calon istri/suami.

Nah, buat kamu yang penasaran seperti apa keseruan Tora Sudiro, Tanta Ginting dan Adipati Dolken menaklukan pekerjaan rumah tangga, dan seberapa menyebalkannya tingkah si Jentu, tonton segera 3 Dara 2 di Bioskop kesayangan kamu. Jangan lupa ajak suami atau calon suami kamu, biar mereka tahu posisi istri di rumah tidak bisa dianggap remeh.

Happy watching 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here