Weekend selalu menjadi hari yang sangat dinantikan oleh banyak orang. Baik pegawai atau pelajar. Katanya weekend itu surganya hari. Dimana kita terbebas dari aktivitas rutin, terbebas dari pekerjaan, dan waktunya melakukan hal-hal menyenangkan. Banyak banget kegiatan menyenangkan untuk mengisi hari weekend. Mulai dari hanya berdiam diri di rumah, ngopi bareng teman, belanja bareng ibu, nyalon bareng mertua, atau nonton bareng pacar.

Nah, buat kamu yang ada rencana mengisi weekend dengan nonton bareng pacar atau kecengan kamu, aku pengen ngasih referensi film yang ceritanya gak biasa. Bosen dong kalo nonton film yang full romantis, atau full thriller. Makanya aku pengen ngasih referensi film yang ceritanya berbeda dari film kebanyakan untuk kamu tonton.

“Sara & Fei, Stadhuis Schandaal”, sebuah film drama yang meminjam situasi era kompeni dengan memakai kacamata anak muda masa kini atau yang biasa disapa dengan generasi millenial. Pernah kebayang enggak, nonton film dengan situasi era kompeni tapi dikemas dengan format kekinian? Enggak kan.

Sara & Fei – Stadhuis Schandaal, Hadirkan Aktris dan Aktor Berpotensi

Film stadhuis schandaal merupakan Kolaborasi perdana antara XELA Pictures dengan sutradara Adisurya Abdy yang menghadirkan sebuah film berlatar belakang jaman kolonial yang terjadi ratusan tahun lalu namun dikemas dengan gaya kekinian. Selain menghadirkan drama percintaan, stadhuis schandaal juga menyajikan drama thriller dan misteri dan tentunya dikemas dengan sedemikian rupa sehingga bisa menjadi tontonan yang akan sangat diminati kaula muda.

Selain memiliki cerita unik, Stadhuis Schandaal juga diperankan oleh sejumlah aktor maupun aktris berpotensi yang kebetulan baru terjun di dunia film. seperti Amanda Rigby, Tara Adia, Haniv Hawakin, Volland Volt dan Mikey Lie. Film ini juga menghadirkan pemain pendukung yang sudah malang melintang di industri film Tanah Air yaitu Anwar Fuady, George Mustafa Taka, Rowiena Umboh, Rensy Millano, Tio Duarte, Septian Dwi Cahyo, Iwan Burnani, Julian Kunto, Aby Zabit El Zufri serta beberapa pemain pendukung lainnya seperti Lady Salsabyla, Ricky Cuaca, Stephanie Ady, Iqbal Alif, Andhika Ariesta dan Yurike Cindy.

Sara & Fei dan Syair Kehidupan

 Di saat ini ingin ku terlena lagi

Terbang tinggi di awan

Tinggalkan bumi di sini

Itulah penggalan lagu dari soundtrack Stadhuis Schandaal yang berhasil mencuri-curi hati untuk tahu lebih dalam tentang film tersebut. Sebuah lagu lama dari Areng Widodo yang berhasil diaransemen ulang dan dibawakan oleh Hilda Ridwan Mas. Sebuah lagu yang sukses menggambarkan suasana dan gejolak dari kisah stadhuis schandaal.

Irama musiknya, liriknya, walaupun sudah diaransemen ulang tapi ciri khas dari lagu lamanya tetap ada, dan tetap terasa. Apalagi saat pertama kali mendengar lagunya pada trailer film stadhuis, setiap liriknya seperti memiliki jiwa sehinga mampu menghidupkan dan mewakili cerita. Bener-bener perpaduan yang sempurna.

Fei dan Om denny

Stadhuis Schandaal, Sebuah cerita romansa dengan gaya berbeda.

 Yap, seperti yang aku bilang di awal, stadhuis schandaal merupakan sebuah film romansa tapi dikemas dengan gaya berbeda. Kenapa? Karena di film ini, kamu gak akan menemukan romansa cinta biasa seperti hati berbunga-bunga dengan berbagai teka-tekinya dan gak jauh dari gombalan-gombalan ala anak muda. Bukan juga cerita romansa tentang perjuangan cinta yang mampu menakhlukan hati mertua. Ini lain dari yang lain.

Stadhuis Schandaal. Stadhuis yang dalam bahasa belanda berarti balai kota. Yang saat ini lebih dikenal dengan meseum fatahillah. Lokasi dimana Fei (Amanda Rigby) ditemui oleh Sara (Tara Adia).

Stadhuis Schandaal  bercerita tentang Fei , seorang mahasiswi Ilmu Budaya Universitas Indonesia yang sedang mengerjakan tugas kampus mengenai The Old Batavia. Saat sedang mencari bahan untuk riset di kota tua, dia didatangi oleh seorang gadis cantik keturunan Belanda – Jepang yang membuatnya penasaran. Namun tiba-tiba gadis itu menghilang di tengah kerumunan pengunjung. Yang kemudian baru diketahui gadis itu bermama Sara, Saartje Je Specx. Seorang gadis yang hidup di abad 17 pada masa dimana Gubernur Jenderal Jan Pieterzoon memerintah Batavia.

Hari berlalu, Fei pun kembali ke Stadhuis atau museum Fatahillah untuk menuntaskan tugasnya. Dan  Sarapun kembali datang. Lain hal dengan kali pertama Sara mendatangi Fei, kali ini sara membawa Fei masuk ke lorong waktu menuju abad 17, masa di mana sebuah romansa berakhir tragis. Nah, penasaankan apa yang terjadi di abad 17 dan apa kaitannya dengan Fei? Makanya, tonton Stadhuis Schandaal di Bioskop kesayangan kamu dan tentunya bareng orang tersayang karena stadhuis schandaal sudah tayang serentak di bioskop sejak 26 Juli 2018 kemarin.

Ett.. film ini juga bukan hanya bercerita tentang abad 17 dan cerita cinta di masanya, tapi juga bercerita tentang fei dan kisah cintanya di masa kini dengan Chiko yang diperankan oleh Haniv Hawakin yang tidak berjalan mulus. Di samping dengan berakhirnya kisah cinta mereka, Fei pun kembali terbuka hatinya dengan sosok lelaki matang bernama Denny yang diperankan oleh Volland Volt. Nah, kemanakah akhirnya hati fei akan berlabuh ? Apakah kembali kepada Chiko atau malah membuka lembaran baru dengan Denny?

Penasarankan, gimana sih akhir dari kisah fei dan Sara? Pertanyaan ini hanya bisa terjawab dengan menonton keseluruhan kisahnya di Bioskop.

Yuk, kita nonton… 😊

Cast:
Sutradara: Adisurya Abdy | Produser: Omar Jusma |Executive Producer: Alexander Sutjiadi | Productions House: Xela Pictures | Cerita: Irfan Wijaya & Adisurya Abdy | Musik : Areng Widodo | Tara Adia: Sara | Michael Lie : Pieter Cortenhoof | Amanda Rigby: Fei | Volland Zulfikar H: Danny Wong | Septian Dwicahyo: Hans | Anwar Fuady: Abimanyu | Haniv Hawakin : Chiko
Rensy Milano, Tio Duarte, Stephanie Ady, Roweina Oemboh, George Mustafa Taka, Julian Kunto, Iwan Burnani, Aty Canser, Aby Zabit El Zufri, Lady Salsabyla, Ricky Cuaca, Iqbal Alif, Andhika Ariesta, serta Yurike Cindy F.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here